Layanan Jasa Konsultansi Akuntansi berada satu level di atas pembukuan rutin. Jika pembukuan adalah tentang mencatat sejarah keuangan, maka konsultansi adalah tentang membangun sistem dan memastikan kepatuhan terhadap standar yang berlaku.
Berikut adalah penjelasan mendalam untuk setiap poin layanan tersebut:
Layanan ini bertujuan untuk menciptakan infrastruktur bagaimana data keuangan diproses dari awal hingga akhir.
Apa yang dilakukan : Merancang alur dokumen, memilih perangkat lunak (software) akuntansi yang sesuai, hingga menentukan kode akun (Chart of Accounts) yang spesifik untuk jenis bisnis tersebut.
Tujuannya : Agar perusahaan memiliki sistem yang otomatis, terintegrasi, dan minim risiko kesalahan manusia (human error).
Standard Operating Procedure (SOP) adalah panduan tertulis yang mengatur siapa melakukan apa, kapan, dan bagaimana dalam urusan uang.
Apa yang dilakukan : Membuat aturan main seperti prosedur pengajuan kas kecil, mekanisme persetujuan pembayaran (approval), hingga prosedur audit internal.
Tujuannya : Menciptakan pengendalian internal yang kuat guna mencegah terjadinya kecurangan (fraud) atau kebocoran anggaran.
Di Indonesia, laporan keuangan tidak boleh dibuat sembarangan. Harus mengikuti "bahasa" standar yang diatur oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Konsultan membantu perusahaan memilih dan menerapkan standar yang tepat:
SAK EMKM (Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah) :
Fokus : Standar yang sangat sederhana untuk UMKM.
Kegunaan : Membantu pelaku usaha kecil memiliki laporan keuangan legal untuk syarat pengajuan kredit bank tanpa kerumitan administrasi yang besar.
SAK EP (Entitas Privat) :
Fokus : Pengganti SAK ETAP. Ditujukan untuk perusahaan yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan (perusahaan tertutup/privat) namun skalanya sudah menengah-besar.
Kegunaan : Memberikan informasi yang lebih relevan untuk kreditor dan pemilik perusahaan daripada EMKM.
PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan):
Fokus : Standar paling kompleks yang berbasis IFRS (standar internasional).
Kegunaan : Wajib bagi perusahaan publik (Tbk), asuransi, perbankan, atau perusahaan besar yang memiliki tanggung jawab kepada masyarakat luas.
Perbandingan Standar Akuntansi
Untuk membantu klien memahami mana yang mereka butuhkan, berikut ringkasannya :
| Jenis Standar | Pengguna Target | Tingkat Kompleksitas |
| SAK EMKM | UMKM / Bisnis Rumahan | Rendah (Sangat Sederhana) |
| SAK EP | Perusahaan Menengah/Besar (Privat) | Sedang |
| PSAK | Perusahaan Terbuka (Go Public) | Tinggi (Sangat Detail) |
Mengapa Perusahaan Membutuhkan Konsultan?
Kredibilitas: Laporan keuangan yang sesuai standar lebih dipercaya oleh bank, investor, dan kantor pajak.
Efisiensi : SOP yang jelas menghilangkan birokrasi yang berbelit-belit namun tetap aman.
Adaptasi : Membantu perusahaan transisi jika bisnis tumbuh (misalnya dari skala UMKM naik ke skala perusahaan menengah).